Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Pembunuhan Suryono di Kasikan, Belum Sepenuhnya Terungkap, Masyarakat Minta Polres Kampar Segera Tangkap DPO. dan Keterlibatan HH&JU, Ungkap Secara Transparan. 
Rabu, 11-02-2026 - 12:04:49 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar, Opsinews.com - Teka-teki kasus pembunuhan Suryono alias kentung, ketua SPTI di Tapung Hulu, belum sepenuhnya terungkap. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres kampar AKP Gian Wiatma Joni Mandala, S.T.K., S.I.K., M.H., telah mengungkap indentitas beberapa terduga pelaku yang terlibat dalam aksi kejahatan pembunuhan tersebut

 

Dari beberapa nama terduga perencanaan pembunuhan tersebut sudah teridentifikasi oleh pihak kepolisian, antara lain (JS, MA, TE) otak pembunuhan Suryono pada 18 Agustus 2025 lalu, telah berhasil ditangkap.

 

dalam pemeriksaan terdapat pelaku utama (TE) membacok paha kiri korban dengan celurit saat tertidur di kantor Koperasi SPTI, Korban meninggal dunia kurang dari dua jam setelah kejadian akibat kehabisan darah

 

Ketiga pelaku diketahui JS (67) sebagai otak yang mencari pembunuh bayaran, MA (40) penyedia uang, dan TE (45) eksekutor. dan dua orang lainnya, SA dan TI, masih berstatus DPO, ucap kasat reskrim AKP Gian Wiatma Joni Mandala, kepada wartawan tahun lalu.

 

Ditengah sorotan publik, DPO inisial SA, TI, dan juga inisial HH serta JU yang disebut sebut dalam aksi kejahatan berdarah itu, penting dipertanyakan kepada polres terkait perkembangan penyelidikan, dan status inisial HH dan JU tersebut

 

Dalam berita acara Konferensi pers pada 09/09/2025 tahun lalu, Kasat reskrim AKP Gian Wiatma Joni Mandala, dihadapan sejumlah wartawan menyampaikan, kedua DPO, disebut ada SA, dan TI, masih dalam perburuan polisi.

 

Sedangkan inisial HH, dan JU, yang juga disebut sebut terlibat dalam perencanaan terhadap korban suryono yang mengakibatkan meninggal dunia, atas kedua inisial HH, dan JU, terkesan dihilangkan keterlibatan kedua inisial tersebut

 

Padahal, didalam berita acara pemeriksaan rekonstruksi sebanyak 37 adengan, yang dipimpin Iptu MELVIN SINAGA, S,H. Kanit I Satreskrim dan juga selaku penyidik serta Bripka, RICHY HERIANTO, s., Brigpol, ILHAM EFENDI,S,e,. dan Brigpol, YURIADI,SH,MH

 

Kronologi kematian korban semua dijelaskan dalam adengn sebanyak 37 rangkaian perencanaan oleh beberapa pelaku terhadap suryono alis kentung yang mengakibatkan meninggal dunia

 

Keterlibatan HH, dan JU, terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan dekonstruksi dari ketiga tersangka TE, JS, dan MA, pada jumaat (15/08/2025). pasca digelar pemeriksaan rekonstruksi, adengan sebanyak 37 tersebut, HH, dan JU, disebut-sebut, dikutip dari adengan Ke-1 dan K-9 sebagai berikut., 

 

Adengan Ke-1; Pada sekira jam 14:00 wib, JS (Tersangka II) dan HH Berada di veron saat itu terjadi pembicaraan:

HH: Begini maksudku pung, kita penjarakan si suryono ini, karena ada permasalahanya di buana, tapi pung, jadi ATM-ATM polisinya kita nanti kalau kita penjarakan sikentung", 

JS: Ya kamulah.

 

HH: Ha, Ginilah pung, kita buat cacat lah si Kentung itu;

JS: Oke lah, Kerjakanlah. Terus kemudian di pemeriksaan rekonstruksi adengan Ke-9 diketahui inisial JU disebut dalam perencanaan buruk terhadap korban suryono (alm) sebagai berikut; Pada hari minggu Tanggal 17 Agustus 2025. Adengan Ke-9:

 

a. Sekira jam 22.00 Wib, TE (Tersangka I) dan sdr. TI Sedang duduk disuram.

b. TE (Tersangka I) ditelpon oleh sdr. SA Yang mengatakan " Kemari aja kau ke suram".

c. Setelah itu TE (Tersangka I) Menelpon sdr. JU Untuk meminta senjata tajam berupa agrek dijawab sdr JU jemput saja kerumah lalu tersangka bersama TI menuju ke rumahanya; dan seterusnya keterangan adengan rekonstruksi tersebut. 

 

Menurut hasil adengan Ke-1, dalam berita acara pemeriksaan rekonstruksi tersebut ternyata inisial HH diketahui awal yang memberikan ide perencanaan buruk sebelum suryono alias (Kentung) dieksekusi oleh TE.

 

HH kepada JS menawarkan ide untuk memenjarakan suryono atas permasalahan yang pernah ada dibuana, namun ide tersebut tidak tahu kenapa tidak lanjut namun, HH tidak sampai situ, ia lagi menawarkan kepada JS ide yang lain untuk membuat cacat suryono dan ide tersebut diterima oleh JS dan rencana itu berjalan hingga melibatkan inisial JU.

 

Selanjutnta pada minggu (17/08/2025) JU didalam Adengan K-9, dan lanjutan pemeriksaan rekonstruksi, JU diketahui terlibat membantu kejahatan dengan memberikan pinjam alat tajam jenis "agrek" kepada TE (Tersangka I) untuk mengeksekusi korban.

 

Anggota PUK, F. SPTI desa Kasikan dan asyarakat umum minta Polres Kampar agar DPO atas inisia SA dan TI Segerak ditangkap dan Keterlibatan atas inisial HH dan JU, agar memberikan seluas - luasnya kepastian satausnya atas terbunuhnya suryono. (tim) 

 

BERSAMBUNG...... 

 

 




 
Berita Lainnya :
  • PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
  • Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
  • Lebih dari 6 Titik Tambang Galian C Ilegal Mencuat ke Publik di Desa Parit Baru , Warga Duga Ada Pembiaran dan Perlindungan Oknum
  • Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
  • Tragis! Pengendara Yamaha NMAX Tewas Terlindas Truk di Jalinsum Perbaungan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
    02 Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
    03 Lebih dari 6 Titik Tambang Galian C Ilegal Mencuat ke Publik di Desa Parit Baru , Warga Duga Ada Pembiaran dan Perlindungan Oknum
    04 Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
    05 Tragis! Pengendara Yamaha NMAX Tewas Terlindas Truk di Jalinsum Perbaungan
    06 Sebutan Nama Hamba Allah terus Berbagi Semoga Jadi Barokah dan Meringankan Beban Saudara -saudara kita 
    07 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan
    08 Dukung Pembinaan Atlet dan Cegah Balap Liar, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Speed Grasstrack 2026 Naik Level Kejurnas
    09 Dugaan Dana Rp50 Juta Warnai Sengketa Lahan PT Arara Abadi, AJAR Siap Lapor ke Kejati dan Polda Riau
    10 Keluarga Korban Pengeroyokan Mengeluhkan Rekontruksi di Polres Pelalawan Ada yang Terlewatkan
    11 Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Curas, 4 dari 7 Pelaku dan 3 orang lagi Dalam Pencarian
    12 Pokir DPRD Kampar Dicoret, Tokoh Masyarakat Kampar Angkat Bicara, Apa Hak sekda Disini
    13 LSM-AMTI Desak APH Periksa Sekda Kampar, Turangan; Dari Dugaan Nepotisme Hingga Anggaran Publikasi Yang Dicoret
    14 Petani Bance’e Bone Bersuara: Tanaman Jagung Milik Warga hasil Keringat Petani di Rusak dan di Bakar
    15 DPRD KABUPATEN PELALAWAN RAPAT PARIPURNA DALAM RANGKA MEMPERINGATI  HUT KABUPATEN PELALAWAN YANG Ke 27 TAHUN
    16 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN 10 KG BERAS KEPADA KELUARGA KURANG MAMPU, 10.000 KPM JADI SASARAN
    17 Meningkatkan Akuntabilitas Serta Mendukung Pengelolahan Kas Daerah,BPKAD Rohil Agar Akuntabel Transparan
    18 Polsek Siak Hulu Gelar Green Policing di Desa Buluh Cina dan Dukung Penuh Program Kapolri Penanaman Satu Juta Pohon
    19 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN PERMAKANAN UNTUK 30 WARGA RENTAN, TEKANKAN PENTINGNYA EMPATI DAN KEPEDULIAN SOSIAL
    20 POLRES SERGAI TEGASKAN PERANG TERHADAP NARKOBA: 1,16 TON KETAMINE DIUNGKAP DI SELAT MALAKA, KAPOLRES AJAK MASYARAKAT PERKUAT BENTENG ANTI-NARKOBA
    21 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Pergantian Pejabat, (Sertijab)Teguhkan Profesionalisme
    22 Sat Reskrim Polres Kampar Berhasil Ungkap Mafia Penimbun BBM Solar Subsidi di Wilayah Tapung
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik